MIU Login

Dosen Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Dorong Hilirisasi Produk Dry Slice Kulit Jeruk Manis (Citrus sinensis) melalui Digital Marketing dan Branding Warga Desa Tlekung di Apotek Pendidikan UIN Malang

BATU — Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) terus mendorong masyarakat untuk mengembangkan potensi lokal menjadi produk bernilai tambah dan berdaya saing. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Pendampingan Digital Marketing dan Branding Produk Fitonutrien Dry Slice Kulit Jeruk Manis (Citrus sinensis) bagi Masyarakat Desa Tlekung untuk Meningkatkan Daya Saing Produk di Apotek Pendidikan UIN Malang”. Dr. apt. Rahmi Annisa, M.Farm selaku ketua tim pengabdian, bersama anggota tim Dr. apt. Wirda Anggraini, M.Farm., apt. Siti Maimunah, M.Farm. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Pendidikan Profesi Apoteker, Nabila Rahmadani dan Riza Ambar Sari.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program UIN Mengabdi, Berdampak, Bergerak yang dilaksanakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Malang. Kegiatan dipusatkan di Maliki Apotek, Jalan R.A. Kartini No. 41, Junrejo, Kota Batu.

Program ini menjadi bagian dari upaya pengembangan produk fitonutrien dry slice kulit jeruk manis (Citrus sinensis) sekaligus meningkatkan kemampuan masyarakat dalam membangun identitas produk dan memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pemasaran. Inovasi utama program ini adalah model pemberdayaan produk fitonutrien berbasis Asset-Based Community Development (ABCD) yang diintegrasikan dengan strategi digital marketing dan branding produk lokal. Inovasi ini tidak hanya menghasilkan produk kesehatan berbasis kulit jeruk manis (Citrus sinensis), tetapi juga mentransformasikan produk lokal menjadi produk yang memiliki identitas merek, kemasan, dan pemasaran berbasis teknologi digital. Melalui pendekatan tersebut, masyarakat tidak hanya ditempatkan sebagai penerima program, tetapi juga sebagai pihak yang memiliki potensi dan aset untuk dikembangkan. Potensi lokal berupa komoditas jeruk, keterampilan masyarakat, serta dukungan Apotek Pendidikan UIN Malang menjadi bagian yang dikembangkan untuk meningkatkan nilai tambah produk.

Ketua tim pengabdian, Dr. apt. Rahmi Annisa, M.Farm., mengatakan bahwa pengembangan produk lokal tidak cukup hanya berhenti pada kemampuan masyarakat dalam menghasilkan produk. Kemampuan membangun identitas produk dan memanfaatkan teknologi digital juga menjadi bagian penting agar produk dapat dikenal oleh pasar yang lebih luas. Dalam pelaksanaannya, kegiatan pengabdian menghadirkan dua materi utama yang saling berkaitan, yaitu Digital Marketing dan Branding oleh Bapak Yusuf Ikrom, M.Farm. Serta pendampingan digital marketing di platform Shopee oleh apt. Nabila Rosa Maulida, S.Farm.

Melalui pendampingan ini, masyarakat diperkenalkan pada konsep digital marketing, mulai dari pemanfaatan media sosial, pembuatan konten promosi, penyusunan informasi produk, hingga strategi membangun komunikasi dengan konsumen. Aspek branding juga menjadi perhatian agar produk memiliki karakter yang kuat dan mudah dikenali.

Keberadaan Maliki Apotek menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Apotek Pendidikan UIN Malang tidak hanya berfungsi sebagai sarana pelayanan kefarmasian, tetapi juga dikembangkan sebagai ruang pembelajaran, inovasi, dan hilirisasi produk hasil penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat.

Tim pengabdian berharap pendampingan ini dapat meningkatkan kemampuan masyarakat Desa Tlekung, Junrejo dalam mengembangkan produk berbasis potensi daerah secara lebih profesional dan berkelanjutan. Selain meningkatkan nilai ekonomi bahan yang sebelumnya kurang dimanfaatkan, program ini juga diharapkan dapat membuka peluang pengembangan produk fitonutrien lokal yang lebih kompetitif.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen UIN Malang dalam menghadirkan pengabdian yang tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga menghasilkan dampak nyata, menggerakkan potensi masyarakat, serta menghubungkan hasil inovasi dengan kebutuhan pasar.

Melalui semangat UIN Mengabdi, Berdampak, Bergerak, UIN Malang terus mendorong sinergi antara akademisi, mahasiswa, dan masyarakat untuk menciptakan inovasi yang dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait