Malang, 23 Agustus 2025 – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) dari Dosen Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA) melalui Program Qaryah Thayyibah Tahun 2025 Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Malang melaksanakan kegiatan edukasi kepada warga Desa Junrejo mengenai pemanfaatan fitonutrien dari produkdry slice kulit jeruk manis (Citrus sinensis) dalam meningkatkan kesehatan dan pencegahan penyakit degeneratif.
Acara yang berlangsung di Apotek Pendidikan UIN Malang ini dihadiri oleh 50 warga Desa Junrejo, yang sebagian besar merupakan ibu-ibu PKK. Kegiatan ini dipimpin oleh Dr. apt. Rahmi Annisa, M.Farm. selaku ketua tim, bersama anggota Dr. apt. Wirda Anggraini, apt. Siti Maimunah, M.Farm. Dalam kegiatan ini, masyarakat diperkenalkan pada kandungan fitonutrien kulit jeruk manis, seperti flavonoid, vitamin C, dan terpenoid, yang memiliki manfaat dalam menjaga kesehatan tubuh, mencegah penuaan dini, meningkatkan imunitas, serta membantu mengurangi risiko penyakit degeneratif. Tim juga mempraktikkan cara pembuatandry slice kulit jeruk serta metode penyajian sebagai minuman herbal.
Melalui metode ABCD (Asset Based Community-driven Development), warga Desa Junrejo diberdayakan untuk memanfaatkan potensi lokal, khususnya hasil panen jeruk yang melimpah, agar bernilai tambah dalam bidang kesehatan maupun ekonomi.
Antusiasme masyarakat terlihat dari partisipasi aktif dalam sesi tanya jawab dan praktik langsung. Warga berharap kegiatan seperti ini dapat berlanjut sehingga mereka memiliki keterampilan baru dalam mengolah potensi lokal, serta meningkatkan kesadaran akan gaya hidup sehat berbasis bahan alam.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Desa Junrejo mampu mengembangkan produk berbasis kulit jeruk manis sebagai alternatif pengobatan alami sekaligus peluang usaha lokal yang berdaya saing.

